Posted by : Perpustakaan Taman Ilmu
Selasa, 22 November 2011
Musim Kehidupan
Hampir seluruh tetumbuhan di dalam kehidupan ini mengalami empat musim. Keempat musim tersebut ialah musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.
Musim semi adalah masa hijau
Ketika semian bermunculan.
Musim panas adalah masa pelangi
Ketika bunga-bunga bermekaran.
Musim gugur adalah masa serba coklat
Ketika biji siap ditaburkan.
Namum musim dingin adalah masa putih dan berkilau
Ketika embun beku bagaikan bintang gemerlapan.
Nah, inilah saatnya tetumbuhan dan bunga tidur.
Sanduran dari Empat Musim
Oleh Rowena Bastin Bannett
Masa Tidur (Musim Dingin)/ Winter
Diberbagai bagian dunia musim dingin sudah tiba. Tanah menjadi dingin dan keras karena tertimbun salju dan es. Pepohonan yang sedang tidur berubah menjadi coklat dan kemudian meranggas. Batang kering dan mati pada pepohonan yang hidup selama musim lalu bergetar karena embusan angin dingin.
Namun di bawah timbunan salju dan tanah beku itu terdapat berjuta-juta biji, batang dan akar bawah tanah yang akan menjadi tumbuhan baru pada musim panas mendatang. Setiap biji merupakan wadah kehidupan. Setiap biji mengandung pohon kecil dan persediaan makanan.
Pada akar dan batangnya terdapat tunas dan setiap tunas adalah jantung tumbuhan yang sedang tidur tadi. Sedikit kehangatan dan setetes air akan membangunkan kembali semua tetumbuhan ini.
Jauh di bawah tanah atau di balik dedaunan yang berlapis salju, semua binatang musim panas – Bajing Tanah, Kodok, Semut, Laba-laba – sedang tidur. Seperti halnya tetumbuhan, binatang-binatang itu pun sedang menunggu kehangatan dan kehidupan
yang akan kembali ke negeri ini.
Sumber : Dunia Hijau, Kenneth C. Bennett - World Book - Childcraft International. Inc